-->
Load more

Tips Menggunakan Alur Analogi Terhadap Analysis Trading

Shares ShareTweet



Sobat Trader tahukah kamu apa itu analogi?? Menurut pengertian nya Analogi adalah suatu rangkaian fenomena yang berbeda dan asing akan tetapi memiliki kaitan yang sama. Menurut fungsinya, analogi adalah suatu cara menggabungkan dua fenomena yang berbeda menjadi suatu ide atau landasan yang baru. Hal ini di perkuat berdasarkan para ahli dalam pemahaman kajian ilmu analogi seperti yang di katakan melalui teorinya. 

Analogi adalah berusaha untuk mencapai kesimpulan dengan menggantikan
Dengan apa yang kita coba untuk membuktikan dengan suatu yang serupa dengan Hal tersebut. namun yang lebih dikenal dan kemudian menyimpulkan kembali Menurut penalaran kita (Louis O Kattsef,1992:32).

Analogi adalah suatu perbandingan yang dipakai untuk mencoba membuat suatu idea yang dapat di percaya guna membuat suatu konsep yang sulit menjadi mudah dan jelas. Menurut jenis nya analogi di bedakan menjadi dua yaitu analogi induktif dan analogi deklaratif (Poespoprojdo,1999:179).

1. Analogi Induktif
Analogi induktif, yaitu analogi yang disusun berdasarkan persamaan yang ada pada dua fenomena, kemudian ditarik kesimpulan bahwa apa yang ada pada fenomena pertama terjadi juga kepada fenomena kedua. Analogi induktif suatu metode yang sangat bermanfaat untuk membuat suatu kesimpulan yang dapat di terima berdasarkan persamaan yang terbukti terdapat pada dua barang khusus yang di perbandingkan. Sebagai contoh nya jika Kerjasama antara perusahaan akan sangat membuat kenaikan pendapatan dalam keuntungan maka demi mendapatkan keuntungan kerjasama dengan perusahaan haruslah di lakukan. Dari kedua contoh di atas dapatlah kita simpulkan bahwa analogi dalam perbandingan antara kedua fenomena yang berlangsung dalam pembuatan strategi terlihat sama akan tetapi dengan cara penyampaian yang berbeda.

2. Analogi Deklaratif
Analogi deklaratif adalah suatu metode dalam penegasan dan menjelaskan suatu yang belum dikenal atau masi samar-samar, dengan suatu yang sudah dikenal. Cara ini sangat bermanfaat karna ide-ide baru menjadi dikenal atau dapat diterima apabila dihubungkan dengan hal-hal yang sudah kita ketahui atau kita percayai. Misalnya untuk penyelenggaraan yang dalam bentuk kerjasama yang baik haruslah di susun dan di konsep sebelum nya. Sehingga persiapan yang baik dalam penyelenggaraan dalam bentuk kerjasama konsep yang disusun harus diutamakan.

Jika kita menemui suatu hal yang sangat kita tidak ketahui menerapkan analogi deklaratif adalah salah satu solusinya sehingga kita dapat mengkaitkan dengan pemahaman yang kita ketahui dan percayai.

Fungsi Analysis Analogi Di bidang Trading


Berdasarkan hasil kajian dan pemahaman yang sudah di sampaikan di atas bahwa analogi dalam pemanfaatan nya di bidang trading juga dapat kita gunakan, betapa tidak ini bisa kita lihat dari suatu hal yang berbeda dari alur pergerakan grafik yang menunjukan posisi yang berbeda-beda. Tidak hanya itu melihat dari ukuran grafik yang berjalan terkadang cendrung berbeda-beda juga. Jadi pemanfaatan analogi adalah sebagai bentuk penalaran untuk penyesuaian fenomena kecendrungan yang ada pada grafik tersebut. untuk melihat arus dalam pergerakan grafik pada table nya hal yang wajib kita lakukan dan kita ketahui adalah suatu landasan kecendrungan. Jika kita ingin membuat suatu sistem dalam penalaran yang tepat dengan menggunakan analogi kecendrungan adalah salah satu hal yang penting wajib di utamakan. Persamaan dan perbedaan dari setiap alur pergerakan grafik terkadang sangatlah sulit untuk kita dapat mengetahuinya. Sehingga membuat suatu pola rumus dalam persiapan strategi trading adalah salah satu hal yang wajib di pertimbangkan sebelum memulainya. Sehingga dalam melakukan trading kita dapat menghindari resiko dalam kegagalan. Dalam kesempatan terbuka terkadang menghindari resiko kegagalan sangatlah sulit akan tetapi jika kita menerapkan langkah tepat dalam mengambil sikap yang baik untuk melakukan trading akan sangat membantu menekan kerugian yang besar. Maksudnya adalah ketika kita melakukan trading dalam resiko kegagalan juga pasti akan terjadi akan tetapi jika kita sudah melakukan persiapan yang sangat baik kita akan dapat menekan resiko itu sampai ketitik dimana kita tidak mendapatkan kerugian yang besar. Misalnya seorang yang melakukan trading pasti cendrung akan selalu berfikir profit nya di banding besar resiko kegagalan nya. Hal ini lah terkadang yang mempengaruhi kita untuk mendapatkan kegagalan. Untuk orang yang baru saja mengikuti aktifitas yang berkaitan dengan investasi jenis ini kecendrungan dalam memilih awalan pasti memikirkan profit yang akan mereka dapatkan, betapa tidak memang setiap orang pastinya selalu memikirkan keuntungan akan tetapi jarang sekali yang memikirkan bagaimana mencapai keuntungan itu dengan cara-cara yang tersusun sebagai pondasi strateginya. Menyiapkan strategi tepat dalam setiap tindakan pastilah akan sangat membantu kita berjalan sesuai alur nya, sehingga adanya penyimpangan jalan yang di tempuh ketika melakukan proses prakteknya akan dapat menghindari hal buruk yang akan terjadi. Untuk itulah melakukan persiapan dalam strategi sangatlah dibutuhkan bagi landasan awalnya. Tidak hanya itu saja adanya proses wawasan dalam pengembangan strategi juga akan sangat baik untuk membantunya. Jika dia memiliki wawasan yang cukup banyak di bidang ini, otomatis hal yang terkadang orang berfikir mustahil kemungkinan mereka akan dapat menjadikan nya terjadi. Sehingga orang yang memiliki wawasan dan strategi yang tepat akan sangatlah baik dalam keseimbangan nya di kala kita akan berproses aslinya.

Penerapan Analogi Dalam Pengambilan Sikap (Open Posisi)


Dalam penerapan pengambilan sikap untuk melakukan trading menggunakan cara analogi ada beberapa hal yang harus sangat di perhatikan seperti melihat kecendrungan grafik ukuran dan juga melihat pergerakan grafik yang relatif sama. Dari kedua hal tersebut sifat yang cendrung biyasa nya di ambil bagi pelaku nya berada di posisi kecendrungan melihat pergerakan grafik yang relatif sama. Sehinga terkadang mereka akan salah mengambil sikap open posisi yang tepat ketika melakukan trading sering terjadi. Kasus yang sering terjadi bagi para trader yang terkadang lost dalam salahnya pengambilan open posisi yang tepat sangatlah banyak, betapa tidak jika kita salah dalam melakukan open posisi yang tepat akan juga sangat berpengaruh kepada hasil yang di inginkan. Sehingga memperhatikan aspek ini sangatlah penting sebagai sikap antisipasi dalam melakukan open posisi. Sesudah mengetahui kedua hal yang telah di sebutkan di atas seperti kecendrungan grafik ukuran dan pergerakan grafik yang relatif sama, barulah kita bisa menggunakan cara Analogi dalam melakukan trading. Sebagai contoh nya fenomena pergerakan grafik relatif sama dan kecendrungan grafik ukuran menentukan arah alur pergerakan grafik selanjutnya. Jadi dari kedua hal tersebut kita akan mendapatkan suatu ide baru dalam strategi yang kita buat menggunakan analogi di bidang trading. Sehingga penentuan open posisi akan sangatlah tepat ketika kita menggunakan analysis dari kepekaan terhadap alur pergerakan grafik menggunakan analogi yang sesuai penempatannya.






Tags

Shares ShareTweet

Hallo, Kami Akan Selalu Berupaya Untuk Selalu Memberikan Informasi Yang Anda Cari

Sedang Dibincangkan