-->
Load more

Cara Trading Menggunakan Strategi Stochastic Olymp Trade

Shares ShareTweet
Cara Trading Menggunakan Strategi Stochastic Olymp Trade - Hello sahabat trader berjumpa lagi bersama saya, Jadi pada artikel berikut saya akan memberikan sedikit pembelajaran mengenai Cara Trading Menggunakan Strategi Stochastic Olymp Trade. Sudah kita ketahui trading bukanlah kalimat yang asing lagi di telinga kita. Apalagi jika Olymp Trade.

Saya rasa semuanya juga sudah pada tahu ya. Tetapi pada artikel ini saya tidak akan menjelaskan mengenai olymp trade. Namun disini saya akan berbagi sedikit strategi berdasarka stochastic.

Stochastic merupakan indikator oscillator sederhana yang dapat mengukur suatu momentum. Indikator ini pertama kali ditemukan pada akhir tahun 1950-an oleh George C. Lane, sehingga indikator ini sudah digunakan lebih dari 50 tahun. 

Sampai saat ini stochastic adalah salah satu indikator yang cukup popular dikalangan trader sebab mudah untuk dimengerti dan dipraktekan.

Sebagai salah satu indikator momentum yang memiliki sifat oscillator, stochastic bisa memperlihatkan saat pergerakan harga sudah mencapai kondisi overbought (jenuh beli) atau kondisi oversold (jenuh jual). Jika dibandingkan dengan strategi RSI, stochastic mempunyai kelebihan karena mempunyai signal jual dan beli.

Terdapat cukup banyak variasi dari indikator ini, namun yang sering diprakterkan oleh trader adalah slow stochastic yang mempunyai dua garis kurva yang mirip dengan moving average. Pergerakan kurva ini dibatasi oleh level 0 sampai 100 yang akan menunjukan persentasi dari nilai indikator yang dihasilkan. Dua garis kurva tersbut yaitu %K berwarna biru, dan %D berwarna merah.

Cara Trading Menggunakan Strategi Stochastic Olymp Trade
%D merupakan nilai moving average dari %K, sehingga akan memperlihatkan pergerakan yang cukup lambat (lagging). Kemudian trader akan memperhatikan ke 2 garis kurva bergerak untuk diindentifikasi perilaku trendnya. Oscillator akan memberikan sinyal saat momentum pergerakan harga dalam keadaan lemah dan merupakan salah satu isyarat bahwa akan terjadi koreksi atau pergantian trend.

Momentum yang bisa menyebabkan bergantinya arah trend jangka pendek bisa terjadi saat 2 garis kurva berpotong. Sinyal bisa didapatkan saat garis %K (biru) memotong garis %D (merah). Anda juga bisa memperbesar sinyal probabilitas dengan cara:
  • Melihat potongan garis kurva pada level ekstrem
Tidak perlu merespon tiap sinyal yang muncul, namun Anda bisa mengambil sinyal probabilitas yang dinilai cukup kuat. Contohnya seperti pada indikator oscillator yang dibatasi level 0 sampai 100. Biasanya situasi overbought bisa terjadi jika kurva %K melampaui level 80 dan kondisi oversold terjadi jika kurva %K ada dibawah level 20.
  • Menyesuaikan entry dengan trend pada time frame lebih tinggi agar bisa menghindari false signal.
Saat harga sedang berada pada posisi trending dengan cukup kuat, maka time frame yang memiliki indikator stochastic oscillator lebih rendah akan memperlihatkan kondisi overbought, dan itu merupakan false signal. Jika Anda melakukan entry sell, mungking situasinya akan menjadi false sebab uptrend sedang dalam kondisi kuat. Sehingga ada baiknya menunggu stochastic oscillator yang ada pada time frame lebih rendah dan menunjukan kondisi oversold sebagai salah satu buy signal. Bisa dikatakat dalam kondisi ini indikator oscillator memperlihatkan hal tepat untuk melakukan entry.

Demikianlah artikel terkait Cara Trading Menggunakan Strategi Stochastic Olymp Trade, semoga strategi stochastic olymp trade ini bermanfaat bagi anda semua. Terima kasih telah berkunjung dan sampai bertemu pada artikel strategi olymp trade selanjutnya.

Baca Juga: Cara Trading Olymp Trade Yang Aman Dan Menguntungkan


Tags

Shares ShareTweet

Hallo, Kami Akan Selalu Berupaya Untuk Selalu Memberikan Informasi Yang Anda Cari

Sedang Dibincangkan