-->
Load more

Negara Negara Yang Blokir Facebook Dengan Alasan Konyol

Shares ShareTweet



Facebook merupakan sebuah media sosial yang berfungsi sebagai tempat untuk berbagi foto,video,dan informasi lainnya.

Penggunaan Facebook sendiri untuk dikalangan masyarakat Indonesia bukanlah sebuah kebiasaan yang aneh lagi,sebab hampir seluruhnya masyarakat Indonesia menggunakan media sosial jenis ini,khusus nya anak generasi muda Indonesia.

Tetapi pernah tidak anda membayangkan kalau suatu saat Facebook akan diblokir di Indonesia?

Waduh, jangan sampai ya guys! Pakar Tekno saja masih menggunakan Facebook sampai saat ini!

Tapi pada kenyataannya, di beberapa negara sudah terjadi beberapa kejadian pemblokiran penggunaan Facebook.Dan tentu diadakanya pemblokiran Facebook dengan berbagai alasan yang masuk akal.

Tapi lagi nih! ada beberapa negara yang memutuskan untuk memblokir Facebook baik dengan jangka sementara waktu bahkan sampai selamanya karena alasan yang aneh.

Penasarankan? Baca trus sampai selesai!

Rata-rata negara yang memblokir Facebook lebih karena alasan politik dan keamanan negara mereka masing masing.Meski demikian, buat sebagian orang pemblokiran facebook di negara-negara tersebut sangatlah tidak masuk akal.

Berikut adalah negara negara yang di blokir Facebook dengan alasan konyol menurut Pakar Tekno.



1. Tiongkok

Hampir semua produk 'asing' yang masuk ke negara ini pasti akan diblokir oleh pemerintahnya.
Tiongkok Tidak hanya memblokir Facebook, tetapi juga WhatsApp, Twitter, Google, hingga YouTube tidak bisa diakses secara resmi di negara ini.

Tidak ada penjelasan yang pasti mengapa Tiongkok memblokir masal semua produk sosial media yang berasal dari luar negaranya, selain karena alasan keamanan negara.

Sejak tahun 2009 Facebook sudah tidak bisa diakses di negara ini. Walau pada tahun 2013 sempat heboh Facebook bisa di buka di beberapa provinsi Tiongkok, namun sampai saat ini Facebook masih masuk dalam daftar alamat situs yang diblokir pemerintah Tiongkok.


2. Jerman

Jerman sempat memblokir atau lebih tepatnya membabat habis beberapa konten di Facebook untuk sementara waktu pada tahun 2011 dan 2016.

Kejadian ini terjadi [ada tahun 2011 ketika Facebook 'difitnah' sebagai biang kerok atas kerusuhan masal yang menyebabkan 41 orang terluka dan 16 orang mengalami luka-luka.Pasalnya pada tahun 2011, seorang gadis dari Hamburg, Jerman secara tidak sengaja membuat undangan perayaan ulang tahun di Facebook suntuk publik.

1.600 orang berkumpul untuk merayakan ulang tahun gadis tersesbut. Polisi kewalahan menghadapi kerumunan masa yang begitu banyak, hingga akhirnya sempat menuntut Facebook untuk memfilter konten invitation semacam ini lagi.


3. Moroko

Sebenanrya tidak ada pemblokiran atau sensor masal di negara Moroko baik dalam waktu sementara atau selamanya.

Namun, pada tanggal 5 februari 2008, seorang pria bernama Fouad Mourtada ditangkap dan diamankan oleh polisi Maroko selama 43 hari!

Pasalnya, Fouad Mourtada terbukti membuat akun palsu Pangeran Moroko yang bernama Prince Moulay Rachid of Morocco. Nah, yang biasa pakai akun palsu buat ngata-ngtain calon Presiden hati-hati ya! Awas terciduk!


4. Inggris

Inggris sempat beberapa kali melakukan penutupan dan pemblokiran terhadap konten-konten yang dianggap merusak persatuan bangsa.

Tetapi hal paling konyol terjadi pada tahun 2011 di mana tepat satu hari sebelum acara pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton berlangsung, ribuan akun Facebook diblokir.

Banyak akun bermuatan politik yang berusaha menyudutkan Inggris dan mungkin dianggap memanfaatkan momen pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton untuk melakukan kritik kepada pemerintah.

Beberapa akun lain yang berusaha mengkritik keras negara ini juga akan diblokir dan pemilik akun tersebut akan dimasukkan ke dalam penjara.


5. Mauritius

Bagian IT negara ini sempat meminta paksa kepada layanan penyedia internet untuk memblokir Facebook secepatnya pada tanggal 8 November 2007.

Mauritius panik dan berusaha meminta Facebook untuk di shut down karena adanya sebuah akun palsu yang mengatasnamakan Perdana Menteri negara tersebut.

Takut hal-hal kriminal tidak diinginkan karena akun palsu Perdana Menteri inilah, Facebook sempat diblokir selama 1 hari di negara ini. Keesokan harinya Facebook bisa digunakan secara normal kembali.


6. Israel

Sebenarya sampai detik ini Facebook masih bisa diakses di kota Israel namun, ada beberapa konten sensitif yang tidak bisa ditemukan di Israel.

Konten tersebut adalah semua konten-konten yang memiliki kaitannya dengan perang antara Israel dan Palestina.Lalu mengapa konten seperti ini tidak dapat diakses? Sebab Israel menganggap bahwa konten tersebut adalah konten provokasi yang menyebabkan terjadinya perang antara Israel dan Palstina.

Namun, keputusan Israel untuk memfilter konten-konten berbau Palestina sejak tahun 2016 ini, mendapat kecaman keras dari berbagai pihak di Facebook termasuk Palestina sendiri.

Menurut aktivis Palestina, pemblokiran konten-konten berbau perang yang terjadi antara Israel dan Palestina ini sebenarnya bertujuan untuk melakukan pembungkaman misi perdamaian dan tidak mau menunjukkan kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.


7. Korea Utara

Kita semua tahu sebagai negara paling tertutup dan 'galak' di dunia, Korea Utara menutup rapat-rapat pengunaan Facebook di negara ini.

Alasan utama mengapa negara ini memblokir Facebook adalah karena ditakutkan akan bermunculannya komentar negatif dan fitnah kepada pemerintah dan Presiden Korea Utara.Sebab Korea Utara terkenal akan peraturan dan kebijakan nya yang bersifat keras.

Sekalipun anda mendapatkan 'izin spesial' dari seseorang atau pemerintah Korea Utara untuk membuka Facebook dan anda ketahuan, maka penjara dan hukuman yang berat siap menanti anda!

Tags

Shares ShareTweet

Hallo, Kami Akan Selalu Berupaya Untuk Selalu Memberikan Informasi Yang Anda Cari

Sedang Dibincangkan